Dugaan sementara, motif penganiayaan dipicu persoalan pribadi.
Baca Juga: Ini Penyebab Gus Yahya Diberhentikan sebagai Ketua Ketua Umum PBNU
Pelaku G bekerja sebagai juru parkir di depan kafe tersebut.
G disebut marah karena rasa cintanya kepada korban ES tidak ditanggapi.
“Pelaku diduga marah karena perasaan cintanya tidak ditanggapi korban."
"Saat kejadian, pelaku datang ke tempat kerja korban lalu melakukan pembacokan,” jelasnya.
AKP Sudarmiyanto menambahkan pelaku tidak sendirian saat melancarkan aksinya.
G mengajak rekannya yang juga berprofesi sebagai juru parkir.
Seusai melakukan penganiayaan, kedua pelaku melarikan diri dan kini sedang dalam pengejaran.
“Informasi yang kami peroleh, pelaku ada 2 orang yakni G dan temannya."
"Saat ini keduanya masih dalam pencarian petugas,” pungkasnya.
Polisi mengimbau masyarakat Solo untuk segera melapor jika melihat keberadaan pelaku atau aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan kasus ini.
Polresta Surakarta berkomitmen melakukan penegakan hukum secara profesional dan memastikan para pelaku segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. ***