“Intinya kami senang sekali. Harapan ke depan program ini bisa terus dikembangkan karena jumlah masjid di Kabupaten Bantul lebih dari 2000, semoga nanti semua yang mengurus masjid bisa menerima manfaat yang sama,” ungkapnya penuh syukur.
Selain sosialisasi jaminan ketenagakerjaan, kegiatan ini juga menghadirkan sosialisasi aplikasi Menara Masjid. Aplikasi tersebut diharapkan membantu takmir dalam mengelola masjid, mulai dari publikasi kegiatan hingga pengelolaan keuangan. Halim optimistis aplikasi ini dapat meningkatkan manajemen masjid secara lebih baik dan transparan serta mengurangi risiko yang mungkin muncul.
“Masjid adalah perkara haq dan perkara haq harus dikelola sebaik mungkin. Sebab perkara haq yang tidak dikelola dengan baik akan kalah dengan perkara batil yang di-manage dengan baik,” pesan Halim.
Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi BAZNAS RI, Achmad Setio Nugroho, menyampaikan bahwa aplikasi Menara Masjid saat ini telah digunakan oleh 11.000 masjid dari target 40.000. Selain manajemen masjid, aplikasi ini juga dapat dimanfaatkan untuk mencari masjid terdekat maupun melihat informasi zakat, infaq, dan shodaqoh yang terkumpul.***