CIAMIS, PORTALOKA.ID - Brimob Polda Jabar Batalyon D Pelopor Cineam Tasikmalaya kembali menggelar program "Nyaah Ka Indung" dengan kegiatan berbagi sembako untuk lansia di Desa Panyingkiran dan Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis, 14 November 2025.
Program rutin bertema Nyaah Ka Indung kali ini bersinergi dengan Portaloka.id dan media online FokusPriangan.id yang sekaligus rangkaian puncak peringatan HUT Ke-80 Brimob.
Kegiatan ini dipimpin oleh IPDA Teguh Gunawan Soleh, Danton 1 Kompi 3 Yon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar.
Komandan Brimob Batalyon D Pelopor Cineam Tasikmalaya, Kompol Adjang Suhendar, SE, MM, melalui Danton 1 Kompi 3 Yon D Pelopor, IPDA Teguh Gunawan Soleh mengatakan, agenda berbagi sembako untuk lansia di Desa Panyingkiran dan Desa Pawindan bertepatan dengan tanggal sakral 14 November.
"Ini momen bersejarah karena Brimob memasuki usia ke-80. Kami merayakan hari ulang tahun dengan berbagi bingkisan sembako untuk lansia. Ini perwujudan dari program Nyaah Ka Indung," ujarnya.
Menurut IPDA Teguh, paradigma Brimob hari ini lebih humanis dan berbasis masyarakat. Semua slogan Brimob untuk masyarakat. Oleh karena itu setiap anggota Brimob harus bisa menyatu dengan situasi masyarakat sekitar.
"Melalui program Nyaah Ka Indung, setiap anggota Brimob diharapkan punya ibu asuh yang dijaga kehidupannya. Brimob harus dekat dengan masyarakat sekitarnya," ujar Teguh.
Dikatakan IPDA Teguh, ujung dari kegiatan Nyaah Ka Indung adalah membantu meringankan beban para lansia yang sudah sepuh. Hari-hari di kalangan lansia menjadi kisah sedih.
"Di luar itu, yang paling penting adalah menjalin silaturahmi dengan masyarakat dan peduli dengan nasib para lansia. Ini wujud berbakti kepada sosok seorang ibu," ujarnya.
Emak Nani (74) salah satu lansia warga Dusun Panyingkiran, Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis penerima bingkisan sembako menangis haru. Ia terkejut saat rombongan Brimob datang membawa bingkisan sembako.
"Terimakasih atas kunjungan dan bantuannya. Semoga semua anggota Brimob diberkahi dan dijaga keselamatan dalam bertugas," ujar Emak Nani dengan bahasa Sunda lembut.***