berita

Soal Diskon Tarif Tol saat Libur Nataru 2026, Menteri PU Bilang Begini

Sabtu, 1 November 2025 | 14:45 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo bicara kemungkinan diskon tarif tol Nataru 2026 (YouTube Kementerian PU)

PORTALOKA.ID - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa pemerintah tengah membahas kemungkinan pemberian diskon tol menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Pembahasan ini dilakukan bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dengan harapan potongan tarif dapat kembali diberikan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dody mengatakan, diskusi tersebut tidak hanya mencakup periode libur Nataru 2026, tetapi juga untuk menghadapi momentum arus mudik dan balik Idul Fitri yang waktunya berdekatan.

“Kita sudah mulai diskusi dengan Badan Usaha Jalan Tol supaya mereka berkenan lagi untuk memberikan diskon sesuai seperti tahun lalu, 20 persen lah kalau nggak salah,” ujar Dody dalam konferensi pers di Kementerian PU, Jakarta, Jumat, 31 Oktober 2025.

Baca Juga: BRImo Persembahkan Kolaborasi Gaya Hidup dan Inovasi Digital, Urban Sneaker Society 2025

“Jadi kita lagi diskusi terus ini. Karena kan kita tidak hanya bicara Nataru, tapi juga saya harus bicara Idul Fitri, karena kan mereka deketan nih,” imbuhnya.

Diskusi Alot karena Pengaruh ke Pendapatan BUJT

Dody menjelaskan, pemberian potongan tarif tol memang berdampak langsung pada keuntungan BUJT.

Meski begitu, menurutnya, para pengelola jalan tol biasanya tetap bersedia memberikan diskon dengan mempertimbangkan kepentingan nasional.

Baca Juga: Alasan Prabowo Ingin Kirim Mahasiswa Indonesia Belajar Kedokteran dan Dokter Gigi di Selandia Baru

“Walaupun ya, kalau di kami kan jalan tol ini kan menggerus keuntungan mereka. Jadi diskusinya agak sedikit alot. Tapi kalau sudah demi Merah Putih biasanya mereka bersedia,” ucap Dody.

Menteri PU itu menambahkan, pemberian diskon juga dapat menjadi langkah strategis untuk mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan selama periode libur panjang.

Antisipasi Kemacetan saat Libur Panjang

Dody menilai bahwa potongan tarif bisa mendorong pengguna jalan untuk menyebar waktu perjalanan, sehingga mengurangi risiko kemacetan di titik-titik padat.

Baca Juga: Resep Nasi Goreng Widuri Merangkai Kisah Indah yang Viral, Buatnya Simpel Banget!

Halaman:

Tags

Terkini