"Alhamdulillah, berkat kerja sama cepat antara warga, petugas Polri, dan tim Damkar, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.50 WIB."
"Tidak ada korban jiwa, dan situasi segera terkendali," imbuh AKP Maryanto.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan penyebab kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek (korsleting listrik).
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp 40 juta.
Baca Juga: Bocah 3 Tahun Tewas Dibawa Terjun ke Sumur oleh Ibunya di Wedi Klaten, Ada Luka di Kepala Korban
Barang bukti berupa sisa kayu dan berkas yang terbakar turut diamankan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
AKP Maryanto mengapresiasi kepedulian warga yang sigap melaporkan peristiwa tersebut dan turut membantu proses pemadaman.
"Kami berterima kasih kepada masyarakat yang cepat tanggap membantu penanganan kebakaran."
"Sinergi semacam ini sangat penting dalam mencegah dampak yang lebih luas," ujarnya.
Baca Juga: Bocah Perempuan 6 Tahun di Kebonarum Klaten Tewas Terpeleset ke Saluran dan Terjebak Gorong-gorong
AKP Maryanto. mengingatkan bahwa cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah Boyolali akhir-akhir ini juga menjadi faktor yang memperbesar risiko kebakaran.
Suhu udara yang lebih tinggi dari biasanya membuat kondisi lingkungan kering dan mudah terbakar, terutama di area permukiman padat dan rumah dengan instalasi listrik lama.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada."
"Pastikan instalasi listrik dalam kondisi baik, cabut alat elektronik jika tidak digunakan, dan hindari aktivitas yang dapat memicu api saat cuaca panas seperti ini," tuturnya.