Menurutnya, pola kerja ini bukan hanya memastikan layanan tersedia sepanjang hari, tetapi juga menjadi cara sederhana untuk membuka lapangan kerja bagi anak-anak muda di sekitarnya.
“Sebagian dari mereka adalah mahasiswa yang memanfaatkan waktu luang di sela kuliah untuk bekerja sebagai kasir. Hal ini menjadi cara kami untuk bisa membantu warga sekitar dan menciptakan lapangan kerja,” ucap Ujang.
Secara terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa AgenBRILink hadir untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan, lantaran salah satu kekuatan utama BRI adalah menjangkau lapisan masyarakat luas hingga pelosok negeri.
Baca Juga: Peringati Hari Tani Nasional 2025, Pemkab Ciamis Kontrak KH Nonop Hanapi Pimpin Doa Bersama
“Melalui inisiatif ini, BRI terus memperkuat komitmennya menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan merata, sejalan dengan upaya mendorong literasi dan inklusi keuangan nasional,” ujar Dhanny.
Tercatat, hingga Agustus 2025, lebih dari 1 juta agen tersebar di 66.691 desa, atau setara 80,96% dari total desa di Indonesia. Adapun volume transaksi masyarakat melalui AgenBRILink telah mencapai Rp1.145,22 triliun.***