CIAMIS, PORTALOKA.ID - Di antara ribuan Kiyai di Kabupaten Ciamis, nama KH Nonop Hanapi tak pernah redup.
Lima tahun selama pemerintahan Herdiat-Yana, KH Nonop Hanapi menjadi matahari tanpa lawan.
Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional 2025, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mengontrak KH Nonop Hanapi untuk didaulat menjadi bintang tamu dalam kegiatan doa bersama.
Acara berlangsung khidmat di Aula Setda Ciamis, Rabu, 24 September 2025.
Baca Juga: Mohammad Ijudin, Wakil Rakyat yang Mendengar Aspirasi dengan Hati
Kegiatan ini menjadi momentum reflektif sekaligus ungkapan syukur atas peran penting para petani dalam menjaga ketahanan pangan daerah dan nasional.
Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan, mulai dari unsur Forkopimda Ciamis, pimpinan organisasi, kelompok tani, asosiasi pertanian, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para pegiat sektor pertanian lainnya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis, Ape Ruswandana, dalam sambutannya menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki dan keberkahan yang telah dirasakan oleh masyarakat Ciamis, khususnya para petani.
“Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar semua pihak yang terlibat dalam pembangunan pertanian. Alhamdulillah, acara ini bisa terselenggara dengan baik berkat dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak. Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Ciamis,” ujar Ape.
Baca Juga: Brimob Polda Jabar Batalyon D Pelopor Cineam Bersama FKUB Ciamis dan H Wahyu Berbagi Sembako
Sementara itu, Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, dalam sambutannya menekankan pentingnya Hari Tani Nasional sebagai momentum refleksi terhadap kontribusi besar para petani dalam pembangunan bangsa.
“Petani adalah garda terdepan dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Kami dari pihak kepolisian siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pengembangan sektor pertanian, baik dalam budidaya jagung, beras, maupun komoditas unggulan lainnya, demi menjadikan Ciamis sebagai daerah pertanian yang maju dan mandiri,” tegas Kapolres.
Kegiatan doa bersama ini juga diisi dengan tausiah dan ceramah keagamaan yang disampaikan oleh KH. Nonop Hanafi, yang menekankan pentingnya keberkahan dalam setiap usaha di sektor pertanian serta perlunya sinergi spiritual dan teknis dalam membangun kemandirian pangan.
Acara ditutup dengan doa bersama, dipanjatkan untuk kemajuan sektor pertanian Ciamis dan kesejahteraan para petani yang selama ini menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat di Kabupaten Ciamis.