Kapolsek Nguntoronadi bersama anggota segera mendatangi TKP setelah mendapat laporan.
"Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," imbuhnya.
Pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
Surat pernyataan resmi juga sudah dibuat keluarga.
Polisi mengimbau warga, khususnya anak-anak dan pelajar, agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di area waduk yang memiliki banyak titik kedalaman berbahaya. ***