berita

Kisah Aipda Agus Wibawa, Polisi Polsek Karanganom Klaten Sulap Atap Rumah Jadi Kebun Sayur, Ketahanan Pangan untuk Kebutuhan Dapur Tetap Fresh

Rabu, 3 September 2025 | 14:08 WIB
Anggota polisi Polsek Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Aipda Agus Wibawa (42), menyulap lahan sempit di atap rumahnya jadi kebun sayur produktif. (Portaloka.id/WKP)

PORTALOKA.ID - Seorang anggota polisi Polsek Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Aipda Agus Wibawa (42), menyulap lahan sempit di atap rumahnya jadi kebun sayur produktif.

Alhasil, Aipda Agus Wibawa tidak hanya menghemat pengeluaran tapi juga menghasilkan pundi-pundi cuan dari hasil kebun sayur tersebut.

Aipda Agus Wibawa menggeluti hobi bercocok tanam sayuran itu sejak sejak pindah tugas dari Semarang ke Klaten tahun 2015 silam.

Sepulang kerja, Aipda Agus Wibawa tak lantas beristirahat, namun langsung merawat tanaman sayuran yang tubuh subur di rumahnya, di Desa Puluhan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Baca Juga: Kisah Supatmi Dilantik PPPK Klaten Jelang Pensiun setelah 34 Tahun Mengabdi

Di atap cor semen seluas 90 meter persegi itu tumbuh subur berbagai sayuran, mulai dari sawi, terong, cabai, daun bawang hingga bawang merah.

"Saya memanfaatkan lahan yang belum dibangun untuk rumah lantai 2, jadi sembari menunggu modal, saya manfaatkan lahan untuk membuat sawah atau unit lahan yang ada di atas."

Aipda Agus WibawaAipda Agus Wibawa juga memanfaatkan kototan hewannya sebagai pupuk organik tanaman sayuran. (Portaloka.id/WKP)

"Luasanya sekitar 90 meter persegi. Ini bisa jadi ketahanan pangan, karena tujuan saya untuk kebutuhan di dapur tetap fresh."

"Setiap hari tidak bingung lagi mencari ke pasar, jadi ini kaya kulkas hidup," kata Aipda Agus Wibawa saat ditemui Portaloka.id di rumahnya, Selasa sore, 2 September 2025.

Baca Juga: Kisah Kuli Bangunan di Prambanan, Klaten Ketiban Rejeki Nomplok, Rumah Gedeknya Disulap jadi Layak Huni, Kini Diatasnamakan Anaknya

Selain mendukung ketahanan pangan, menurut Aipda Agus Wibawa dengan berkebun di rumah juga memiliki dampak positif secara ekonomi dan psikologis.

Apabila hasil panen melimpah bisa dijual di pasar sebagai sumber tambahan pendapatan keluarga.

Aipda Agus Wibawa berusaha untuk menularkan 'virus' bercocok tanam di lahan kosong hingga sempit kepada tetangganya. (Portaloka.id/WKP)

Halaman:

Tags

Terkini