berita

Komunitas Motor Reborn Indonesia Kota Bandung Gelar Aksi Damai Hapus Vandalisme Pasca Aksi Unjuk Rasa

Selasa, 2 September 2025 | 20:15 WIB
Komunitas motor Reborn Indonesia hapus coretan-coretan atau vandalisme di fasilitas umum Kota Bandung (Ist)

BANDUNG, PORTALOKA.ID - Di tengah dinamika aksi demonstrasi di Kota Bandung, Jawa Barat muncul inisiatif damai dari sebuah komunitas otomotif yang memilih langkah berbeda.

Komunitas Motor Reborn Indonesia, yang berbasis di Kota Bandung, turun langsung membersihkan fasilitas publik dari coretan dan vandalisme yang ditinggalkan pasca unjuk rasa.

Kegiatan ini digerakkan oleh divisi sosial mereka yang bernama Reborn for Humanity, sebuah sayap gerakan kemanusiaan yang kerap menginisiasi aksi sosial di berbagai kesempatan.

Founder Reborn Indonesia, Indra Kusuma Wardhana atau akrab disapa Baba Sang Legenda menuturkan, hal yang dilakukan komunitasnya merupakan bentuk cinta terhadap kota Bandung.

Baca Juga: Diberdayakan BRI, Usaha Pecel Ini Naik Kelas Jadi Kuliner Favorit Kota Batu

“Kegiatan kemarin adalah dari komunitas Reborn. Kami punya divisi yang namanya Reborn for Humanity, yang bergerak di aksi-aksi sosial. Salah satunya dengan mengecat ulang fasilitas kota dan menghapus vandalisme. Ini bukan kali pertama kami lakukan, bahkan setiap 17 Agustus sudah menjadi agenda tahunan untuk melakukan cet rotol dan membersihkan coretan liar,” kata Indra, Selasa, 2 September 2025.

Dalam aksi kali ini, sekitar 20 anggota Reborn Indonesia terlibat langsung. Mereka bergerak di kawasan yang terdampak langsung dari demonstrasi, seperti sekitaran Dago Cikapayang dan bawah Flyover Pasopati.

"Biasanya kami melakukan kegiatan serupa di sekitar Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, hingga kawasan Braga," ujarnya.

Beberapa tokoh masyarakat dan figur publik pun turut bergabung, termasuk musisi sekaligus penggiat komunitas, Edy Brokoli.

Baca Juga: Pemkot Bandung Segera Perbaiki Infrastruktur Dampak Aksi Demonstrasi

Indra menjelaskan, aksi bersih-bersih ini bukan hanya sekadar memperbaiki estetika kota, tetapi juga menyampaikan pesan moral bagi masyarakat.

Menurutnya, penyampaian aspirasi melalui demonstrasi adalah hak warga negara yang dilindungi, namun perusakan fasilitas umum jelas merupakan tindakan yang salah.

“Suara boleh kita suarakan, tapi kalau anarkis dan perusakan itu sudah tindakan kriminal. Itu bukan cerminan orang yang peduli terhadap negara dan bangsa ini. Justru dengan merusak, yang dirugikan adalah warga sendiri,” sebut Indra.

Menurutnya, aksi Reborn for Humanity selalu didorong oleh semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Halaman:

Tags

Terkini