PORTALOKA.ID - Sumur minyak ilegal di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah terbakar, Minggu, 17 Agustus 2025 sekitar pukul 12.30 WIB.
Hingga Selasa, 19 Agustus 2025, api belum bisa dipadamkan.
Peristiwa itu menyebabkan 3 orang tewas, 2 orang terluka, dan ratusan jiwa mengungsi.
Sebanyak 760 jiwa dari 303 keluarga dievakuasi ke 3 titik pengungsian.
Baca Juga: Dipimpin Kapolres Blora, Tim Gabungan Berupaya Padamkan Kebakaran Sumur Minyak di Bogorejo
Dikutip dari akun Instagram @kapolres_blora, Polres Blora mendirikan dapur umum tanggap bencana bagi korban kebakaran sumur minyak ilegal di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto dan Ketua Bhayangkari, Retno Wawan Andi turun langsung meninjau dapur umum yang dikelola Polwan dan Bhayangkari.
Bekerja sama dengan Dinas Sosial, dapur umum ini setiap hari menyalurkan ratusan porsi makanan bagi pengungsi.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri dalam meringankan beban warga terdampak.
"Kami berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Blora untuk memastikan bantuan logistik."
"Nantinya berupa makanan siap saji, bisa tersalurkan dengan baik kepada para pengungsi," ujar AKBP Wawan Andi Susanto, Senin, 18 Agustus 2025.
Dapur umum tersebut dikelola dan dioperasikan oleh Polwan Polres Blora dan anggota Bhayangkari Cabang Blora.