"Saya potong setengah komisaris. Paling banyak enam orang. Kalau bisa cukup empat atau lima,” ujar Prabowo.
Prabowo melanjutkan bahwa setiap rupiah uang rakyat harus dijaga dengan belanja yang berkualitas.
“Jangan seenaknya main-main dengan uang rakyat, jangan seenak-enaknya."
"Kualitas belanja negara harus terus kita tingkatkan. Kita terus mendorong efisiensi belanja."
Baca Juga: Prabowo Sebut Dunia Islam Harus Bersatu Hadapi Tantangan Global
"Setiap rupiah harus memberi manfaat yang nyata. Belanja operasional yang tidak efisien dipangkas,” kata Prabowo.
“Belanja negara harus memberi manfaat, menciptakan lapangan kerja, memperkuat daya beli dan meningkatkan kualitas layanan publik," ucapnya. ***