berita

Kemeriahan Ratusan Anak dan Remaja Ikut Festival Gejog Lesung di Barepan Cawas Klaten, Main Musik Pakai Alat Penumbuk Padi yang Harus Dilestarikan

Senin, 28 Juli 2025 | 10:13 WIB
Ratusan anak-anak hingga remaja mengikuti acara Festival Gejog Lesung di Halaman Kantor Desa Barepan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Minggu siang, 27 Juli 2025. (Portaloka.id/Wulan Kurnia Putri)

PORTALOKA.ID - Ratusan anak-anak hingga remaja mengikuti acara Festival Gejog Lesung.

Acara itu dilaksanakan di Halaman Kantor Desa Barepan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Minggu siang, 27 Juli 2025.

Dengan menggunakan alat pemukul dari kayu, para peserta memadukan setiap irama menjadi alunan musik yang enak didengar.

Kepala Desa Barepan, Irmawan Andriyanto mengatakan Festival Gejog Lesung Desa Barepan diikuti oleh 11 kelompok.

Baca Juga: Pemerintah Desa Ponggok Menggelar Kirab Budaya Merti Tirta, Wujud Syukur Atas Berkah Air Melimpah untuk Kemakmuran Warga

Masing-masing kelompok terdiri dari 9 hingga 15 orang.

Mereka membawakan 2 gending atau lagu tradisional.

"Ada 11 tim peserta lomba Gejog Lesung Desa Barepan."

"Lagu ada wajib dan bebas, yang wajib identitas Lesung Barepan dan kedua bebas yang penting tradisional."

Baca Juga: Kemeriahan Festival Gejog Lesung Kabupaten Klaten 2024 di Cawas, Bermusik Pakai Alat Penumbuk Padi dari Kayu yang Harus Dilestarikan

"Aspek penilaian terdiri dari kekompakan, kreativitas dan kerapian," ucap Irmawan Andriyanto kepada Portaloka.id di Kantor Desa Barepan, Minggu siang, 27 Juli 2025.

Irmawan Andriyanto menjelaskan pada zaman dahulu kala, gejog lesung sering digunakan oleh warga sebagai alat penumbuk padi.

Setelah selesai menumbuk padi, warga memukulkan alu pada lesung hingga mengeluarkan suara atau musik sebagai pelepas penat.

Halaman:

Tags

Terkini