Selanjutnya, kendaraan truk boks dievakuasi menggunakan mobil derek.
"Mobil dibawa ke gudang, barang dipindahkan ke mobil lainnya. Muatan plastik sekitar 2,5 ton."
"Penyebabnya karena ban pecah kiri," ujar Aipda M Abdul Rochim.
Sementara itu, truk boks, Lilik Prasetyo mengatakan ia melaju dari arah Delanggu ke Klaten dan tiba- tiba mengalami pecah ban belakang.
"Saya dari Delanggu mau ke Sleman kirim barang."
"Mendadak ban belakang pecah, velg pecah," ujar Lilik Prasetyo kepada Portaloka.id di lokasi kejadian, Jumat pagi, 25 Juli 2025.
Lilik Prasetyo menuturkan, setelah pecah ban, truk boks naik ke median jalan dan oleng.
Truk kemudian terguling ke kiri.
"Truk terguling ke kiri. Ini muatan plastik, saya dan teman tidak apa-apa," tambahnya.
Arus kendaraan dari arah Solo sedikit tersendat saat evakuasi dan penurunan barang muatan plastik. ***