berita

INU Ciamis Terjunkan Mahasiswa KKN untuk Mengabdi kepada Masyarakat

Selasa, 22 Juli 2025 | 12:47 WIB
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya berfoto bersama ratusan mahasiswa KKN INU Ciamis (Portaloka.id/Bang Sufi)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - KKN INU Ciamis 2025 resmi dimulai. Sebanyak 118 mahasiswa Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis dilepas langsung oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Rektor KH. Kusoy Fadilliah, Selasa, 22 Juli 2025 di halaman Pendopo Kabupaten.

Acara pelepasan tersebut menandai dimulainya program Kuliah Kerja Nyata Integratif Kolaboratif (KKN-IK) Tahun Ajaran 2024/2025 yang akan berlangsung selama 40 hari, hingga 30 Agustus mendatang.
Para peserta akan diterjunkan ke 12 kecamatan di wilayah Ciamis untuk menjalankan program berbasis pengabdian masyarakat.

Baca Juga: Makin Diandalkan Masyarakat, Dalam 6 Bulan AgenBRILink Bukukan Volume Transaksi Rp843 Triliun dari 1,22 Juta Agen di Seluruh Indonesia

Bupati Ciamis Apresiasi Komitmen INU

Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menyampaikan apresiasi kepada INU Ciamis dan PCNU atas kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis nilai keagamaan.

“Mendirikan kampus itu tidak mudah, tapi berkat semangat kolektif, INU Ciamis telah hadir sebagai lembaga pendidikan yang mampu mencetak insan berilmu dan berakhlak,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar mahasiswa membawa keteladanan di masyarakat, menjaga nama baik kampus dan Nahdlatul Ulama.

“Jangan menggurui masyarakat, tapi hadirkan sikap positif yang menginspirasi. Kalian adalah duta kampus keagamaan,” tegasnya.

Baca Juga: Mahasiswa KKN IAILM Suryalaya di Desa Sukahaji Ciamis Hadirkan Seminar Enterpreneur Majukan UMKM Lokal untuk Bersaing di Tingkat Nasional

KKN-IK Usung Moderasi dan Pemberdayaan

Rektor INU Ciamis, KH. Kusoy Fadilliah, menekankan bahwa KKN kali ini mengangkat tema besar “Pemberdayaan Potensi Desa, Pesantren, dan Penguatan Moderasi Beragama.”

“Program ini dirancang sebagai bentuk pembelajaran langsung di tengah masyarakat. Mahasiswa akan belajar, berkontribusi, dan bertumbuh bersama warga desa,” jelas KH. Kusoy.

Sebanyak 12 dosen akan mendampingi mahasiswa yang ditempatkan di berbagai wilayah, seperti Cijeungjing, Sadananya, Rancah, Pamarican, Kawali, Cihaurbeuti, Cikoneng, hingga Lumbung.
Berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan telah dipersiapkan sebagai wujud pengabdian mahasiswa.

Baca Juga: 3 Tempat Wisata di Ciamis Ramah di Kantong, Tetap Seru dan Berkesan, Cocok Buat Liburan Tipis-Tipis

Halaman:

Tags

Terkini