Sementara sang pemilik rumah langsung memeriksa kondisi korban.
Dikutip dari laman Tribrata News Bantul, saat itu denyut nadi korban nyaris tak teraba.
Sang dokter pun langsung coba melakukan resusitasi jantung paru (RJP), tapi tak membuahkan hasil.
Di samping itu pupil mata korban telah melebar yang menandakan sudah meninggal dunia.
Tak berselang lama, dua ambulans datang dari RS PKU Gamping dan Kelurahan Tamantirto.
Petugas Polsek Kasihan, Tim Inafis Polres Bantul, PMI, serta BPBD juga tiba untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.
Adapun dari hasil pemeriksaan, korban mengalami pendarahan bagian hidung dan telinga korban.
Matanya sedikit terbuka, tulang hidungnya memar dan bergeser.
Di samping itu tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Pihak keluarga lalu membawa jenazah korban ke RS PKU Bantul untuk membersihkan luka-lukanya.
Atas musibah ini, keluarga korban telah menerima dengan lapang dada dan menganggapnya sebagai takdir.***