Kejadian ini terungkap bermula saat warga mencurigai adanya pencurian kotak amal.
Saat dilakukan penelusuran, warga menemukan anak membawa kotak amal dan mengaku ambil untuk makan adiknya.
Oleh warga kemudian anak itu diantar pulang.
Warga terkejut karena menemukan anak lainnya tidur di luar rumah tanpa alas dan kaki dirantai.
Warga kemudian memotong rantai menggunakan alat dan segera memberikan makanan.
Tim medis dari Puskesmas Andong yang datang ke lokasi mendapati luka memar pada salah satu anak diduga akibat dipukul menggunakan alat cambuk oleh SP karena ambil makanan tanpa izin.
AKP Joko Purwadi mengatakan rumah SP diduga jadi tempat penampungan anak yatim.
Namun, tempat tersebut tidak memiliki izin resmi dan bersifat tertutup dari pengawasan masyarakat. ***