Pasalnya, terdapat pesanan ganda.
Arzeto sudah beberapa kali menjelaskan alasannya, namun T tidak terima dan terjadilah cek-ceok.
"Di situ kejadiannya karena Shopeefoodnya dapat orderan dari yang terlapor ini bersangkutan tapi terlambat. Terlambat dalam mengantar karena alasan dari Shopeefoodnya drivernya ada double orderan," jelasnya.
Akibatnya, kekasih Arzeto mengalami luka cakar dan merasa dijambak.
Keluarga T sudah berusaha untuk memisah perdebatan itu.
"Terjadilah cekcok di rumah terlapor. Akhirnya dipisahin sama orang di sekitar rumahnya keluarga dari terlapor itu sendiri. (Keributan itu) Yang mengakibatkan driver Ojek ini yaitu pacarnya karena dia mengantar bersama pacarnya. Ada luka cakaran dan dia merasa dijambak," jelasnya.
Akhirnya, korban melaporkan kasus ini pada Polresta Sleman pada Jumat, 4 Juli 2025 dini hari.
Kemudian, pada malam harinya muncul aksi driver shopeefood menggeruduk rumah pelaku karena merasa tidak terima rekan sejawatnya diperlakukan tidak baik oleh pelanggan.
Baca Juga: 3 Spot Camping Terbaik di Jogja, Yuk Ajak Keluarga Berpetualang di Sisa Waktu Libur Sekolah
"Nah imbas dari kejadian itu akhirnya muncul lah kemarin sesama driver shopeefood karena tidak terima, solidaritas didatengin lah tadi malam rumah dari terlapor tersebut," ujarnya.
Namun, saat dikepung rumahnya, T ternyata sedang tidak berada di rumah.
Ternyata T mengamankan diri ke Polsek Godean yang selanjutnya dibawa ke Polres Sleman pada Sabtu, 5 Juli 2025 pukul 02.00 WIB.
Adapun aksi penggerudukan ini dimaksudkan agar pelaku meminta maaf pada korban.