CIAMIS, PORTALOKA.ID - Ini merupakan hari terakhir bagi Kapolres Ciamis AKBP Akmal menjejakkan kaki di Kabupaten Ciamis. HUT Bhayangkara ke-79 menjadi momentum perpisahan AKBP Akmal.
Hujan gerimis yang mengguyur halaman Pendopo Bupati Ciamis pagi ini tak menyurutkan semangat para peserta upacara dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara.
Suasana haru dan khidmat menyelimuti upacara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB, diikuti dengan penuh penghormatan oleh seluruh peserta, termasuk Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya.
Bupati Herdiat hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolres Ciamis AKBP Akmal, serta perwakilan dari berbagai instansi.
Baca Juga: Dukung Terwujudnya Asta Cita Pemerintah, BRI Fokuskan Langkah Transformasi di Seluruh Aspek
Meski cuaca kurang bersahabat, seluruh peserta tetap berdiri tegak, menandakan hormat dan kesungguhan dalam mengenang peran penting Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam upacara tersebut, Kapolres Ciamis membacakan amanat Kapolri yang menekankan pentingnya semangat baru di era kepemimpinan nasional yang baru pasca Pemilu 2024.
Dengan terpilihnya Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Polri menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung visi Indonesia maju dan masyarakat yang adil dan makmur.
"Polri siap menjadi bagian penting dalam mendukung setiap program pemerintah, termasuk melalui pelaksanaan Program Asta Cita yang kini mulai dijalankan secara bertahap," ungkap Kapolres dalam amanat tersebut.
Salah satu bentuk konkret dukungan tersebut adalah peluncuran 79 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang resmi dioperasikan tepat di Hari Bhayangkara ini.
Program ini merupakan upaya Polri dalam mendukung ketahanan gizi nasional yang selaras dengan agenda pemerintah.
Tak hanya di bidang kesehatan, Polri juga mulai memperluas rekrutmen anggota dengan kompetensi khusus, seperti di bidang pertanian, untuk menjawab kebutuhan zaman dan memberdayakan sumber daya manusia secara inklusif.
Kesetaraan gender dan pemberdayaan penyandang disabilitas juga menjadi perhatian serius dalam pembentukan SDM Polri ke depan.