Baca Juga: Geger Penemuan Granat di Lapangan Voli Kawasan Banguntapan Bantul Yogyakarta
Sesampainya di TKP, korban langsung dibekap dan ditodong dengan pisau.
"Sesampainya di TKP pelaku langsung menyekap korban dari belakang dengan membawa pisau dapur stainless steel," jelas Mujiyanto.
Mujiyanto bilang, saat itu korban masih membela diri.
Namun, pelaku makin heroik dengan menusuk perut korban hingga terjatuh.
"Di situ korban masih berusaha mempertahankan barang miliknya hingga pisau stainless steel jatuh dari tangan pelaku, kemudian pelaku mengambil pisau cutter yang sudah disiapkan dari rumah," ujarnya.
3. Kondisi Korban
Dari perampokan ini membuat korban alami luka sayatan pada lengan kanan, perut hingga 7 jarinya.
"Korban luka tusukan satu di perut, luka sayatan lengan sebelah kanan. Ada 7 dan luka di jari karena korban sempat memegang pisau pas ditarik, akhirnya jari jadi robek,"ucapnya.
Sementara pelaku melarikan diri dengan menggondol HP korban.
Selanjutnya, korban yang ada di TKP, diselamatkan oleh warga yang melintas.
Ia mengatakan korban langsung dilarikan ke RS Sardjito.
Nahas, nyawa korban akhirnya tak dapat terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
"Selanjutnya korban dilarikan RS Bhayangkara. Lanjut perawatan RS Sardjito, selang dua hari kemudian korban pada tanggal 9 Juni 2025 korban meninggal dunia," sambunganya.