Para hadirin menyanyikannya dengan penuh kebanggaan, menegaskan peran Indonesia sebagai tuan rumah yang menjunjung tinggi nilai solidaritas dan kehormatan antarbangsa.
Namun, momen paling menyentuh hadir ketika mahasiswa asal Palestina yang tengah menempuh studi di Unhan diminta maju ke depan.
Mereka tidak sekadar berdiri—mereka memimpin hadirin menyanyikan lagu kebangsaan Palestina. Suara mereka bergema kuat, jernih, dan penuh harapan.
Sebuah pemandangan yang menggetarkan hati.
Lebih dari sekadar rangkaian acara kenegaraan, peristiwa ini menjadi refleksi nyata bahwa Unhan RI; di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, bukan hanya tempat mencetak kader pertahanan bangsa, tetapi juga menjadi panggung diplomasi kemanusiaan yang mempererat ikatan antarnegara dan antarmanusia.
Dalam harmoni tiga lagu kebangsaan itu, tergambar jelas pesan persatuan, penghormatan, dan komitmen untuk membangun perdamaian bersama. ***