berita

Gegara Putus Sekolah, Remaja di Cirebon Nekat Hendak Akhiri Hidup, Dedi Mulyadi Gercep Angkat jadi Anak Asuhnya

Selasa, 10 Juni 2025 | 21:07 WIB
Dedi Mulyadi gerak cepat tangani remaja depresi yang hendak akhiri hidup gegara putus sekolah (Jabarprov.go.id)

PORTALOKA.ID - Sedang hangat diperbincangkan sebagian publik terkait seorang remaja berinisial M asal Cirebon, Jawa Barat (Jabar) yang diduga hendak mengakhiri hidupnya akibat depresi tidak bisa melanjutkan pendidikan ke SMA karena terbentur ekonomi keluarga.

Remaja berusia 17 itu diketahui nekat menenggak cairan pembersih lantai, dan sempat dibawa ke rumah sakit. Beruntung, hidupnya bisa diselamatkan.

Terkini Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan pihaknya langsung bertindak setelah mengetahui insiden yang dialami remaja asal Cirebon itu.

Dedi mengaku dirinya telah mengutus ajudannya ke Cirebon untuk mengurus biaya perawatan di rumah sakit sang remaja.

Baca Juga: Kembangkan Potensi Desa, Kelompok Wanita Tani Ini Terus Berinovasi Berkat Pemberdayaan BRI

Selain itu, sang Gubernur Jabar pun mengangkat remaja tersebut sebagai anak asuhnya.

"Mulai hari ini, dia (Remaja M) menjadi anak asuh saya. Dia akan melanjutkan pendidikan di SMA negeri sampai tamat dengan biaya dari saya," kata Dedi dalam pernyataannya melalui TikTok @dedimulyadiofficial, pada Selasa, 10 Juni 2025.

Menyikapi insiden itu, Dedi berjanji apabila sang anak memiliki kemampuan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, maka pihaknya akan membantu untuk mengurus pendidikannya.

Diketahui, sebelumnya sang remaja telah lulus Madrasah Tsanawiyah (SMP). Kemudian, dirinya melanjutkan pendidikan di tingkat SMA dan diterima di SMA wilayah Cirebon.

Baca Juga: Ratusan Siswa MI Bojongsari Ciamis Terima Makan Bergizi Gratis untuk Pertama Kali, Anak Senang Orang Tua Tenang

Sayangnya, hanya satu semester, Remaja M putus sekolah pada 2024. Masalah ekonomi membuatnya tidak bisa melanjutkan sekolah.

Dedi pun mengaku prihatin atas kejadian yang menimpa sang remaja. Gubernur Jabar berharap tidak ada lagi kejadian yang sama di masa mendatang.

"Saya mengajak kita semua bergotong royong agar orang miskin bisa sekolah. Semoga di Jawa Barat, semua anak bisa sekolah dan lulus SMA," tegasnya.***

Tags

Terkini