PORTALOKA.ID - Seorang wanita berdaster tewas tertabrak kereta api di Desa Ketandan, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa pagi, 10 Juni 2025.
Kepala Desa Ketandan, Hefi Sudarmawan mengatakan wanita tanpa identitas itu kondisinya sulit dikenali setelah tertabrak kereta api.
"Kondisinya sulit dikenali lagi, hancur. Jenis kelamin perempuan, umur sekitar 50 tahun, pakai daster," kata Hefi Sudarmawan kepada Portaloka.id, Selasa pagi, 10 Juni 2025.
Hefi Sudarmawan menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.
Saat itu, kereta api melaju dari arah barat.
"Kurang lebih jam 3 ada kereta dari sebelah Barat yang sudah mengelakson-ngelakson."
"Ada orang duduk di tengah rel, masinisnya sudah dikelakson-ngelakson, akhirnya masinis ngebel keamanan kereta," ujar Hefi Sudarmawan.
Sementara itu, Kapolsek Klaten Utara, AKP Edy Prasetyo mengatakan pihaknya mendapatkan laporan kejadian tersebut sekitar pukul 05.00 WIB.
Setelah itu, anggota polsek langsung mendatangi lokasi kejadian.
"Dicek anggota itu terbelah beberapa bagian, itu terpisah dari badan, kaki, tangan, terpisah."
"Identitas masih kita dalam penyelidikan, masih kita cek. Karena terpotong, terbelah beberapa bagian jadi kita masih kesulitan untuk mencarikan identitasnya," ujar AKP Edy Prasetyo, kepada Portaloka.id, Selasa pagi, 10 Juni 2025.
Evakuasi korban dilakukan petugas PT KAI, TRC BPBD Klaten, PMI, kepolisian, Damkar, warga, dan relawan.