"Sudah 3 tempat tidak bisa melepas kunci tersebut."
"Sebelumnya sempat buka sendiri dengan ditarik namun karena kesakitan menangis, akhirnya tidak dilanjutkan," ucap Rahma kepada Portaloka.id di kantor Damkar Klaten, Selasa malam, 3 Juni 2025.
Proses evakuasi berlangusng dramatis selama kurang lebih 1 jam.
Hal itu dikarenakan APP sempat memberontak merasa kesakitan.
Baca Juga: Polres Klaten Ungkap Kasus Narkoba Berkedok Warung Sembako, Jual Pil Koplo ke Pelajar di Bawah Umur
Setelah dipotong menggunakan alat gerinda mini, akhirnya sapit udang berhasil dilepas.
"Kita awalnya mencoba secara pelan-pelan namun tidak bisa."
"Akhirnya kita potong, kita bongkar capit udang tersebut."
"Kita menggunakan alat mini grinder yang sering digunakan untuk evakuasi memotong cincin."
"Kita potong dan kita belah akhirnya berhasil kita lepas."
"Durasi evakuasi sekitar 1 jam, sedikit lama karena sang anak itu menarik tangan karena merasa kesakitan," ucap petugas Damkar Klaten, Tri Hatmoko kepada Portaloka.id, Selasa malam, 3 Juni 2025.
Petugas Damkar mengimbau kepada seluruh orangtua untuk selalu meningkatkan perhatian saat sang anak bermain sendirian. ***