Kata Paryadi, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Adapun kondisi kendaraan pada bodi depan mengalami kerusakan yang parah.
"Pemotor mengalami luka berupa dagu robek, keluar darah dari mulut, hidung, dan telinga, yang membuatnya meninggal dunia di lokasi kejadian," ujarnya.
3. Diduga Kecelakaan Tunggal
Berdasarkan hasil pemeriksaan,Paryadi menduga korban tewas akibat kecelakaan tunggal.
Pasalnya di TKP tidak ditemukan bekas pengereman.
Hal ini diperkuat dengan kondisi korban yang hanya mengalami luka bekas benturan.
4. Penyebab Kecelakaan
Paryadi melanjutkan penyebab kecelakaan karena korban mengantuk saat kejadian.
Walhasil motor yang dikemudikan korban oleng hingga masuk ke dalam gorong-gorong.
"Bekas pengereman tidak ada, hanya bekas benturan. Jadi kemungkinan dia mengantuk lalu motornya oleng dan masuk ke dalam gorong-gorong di pinggir jalan," ucapnya.
Berkaca dari laka lantas ini, Paryadi mengimbau para pengendara agar beristirahat terlebih dahulu jika sedang dalam kondisi mengantuk di tengah perjalanan.
Itulah deretan fakta kecelakaan pemotor tewas dalam gorong-gorong di Gunungkidul Yogyakarta.***