Tiga diantaranya makam yang sudah dikijing, sisanya masih dalam bentuk patok.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana membenarkan pihaknya telah menerima adanya kasus perusakan makam Ngentak.
Usai mendapatkan laporan, pihaknya langsung menuju ke TKP untuk melakukan pengecekan.
"Tadi petugas dari piket fungsi Polsek Banguntapan sudah melakukan pengecekan di lokasi kejadian. Setelah petugas Polsek Banguntapan mengecek ke makam benar telah terjadi pengrusakan makam," kata Jeffry dalam keterangannya dikutip Senin, 19 Mei 2025.
Adapun dari hasil pemeriksaan Polsek Banguntapan, menemukan 10 nisan makam yang dirusak.
Jeffry bilang, semua nisan tersebut merupakan makam nasrani.
"Nisan terbuat dari keramik ada 3, kemudian 7 nisan terbuat dari kayu. Nisan makam yang dirusak semua merupakan makam non-muslim (nasrani)," ujarnya.
Berdasarkan keterangan saksi, perusakan ini terjadi pada malam atau dini hari.
Pasalnya, kerusakan baru dijumpai pada pagi harinya pukul 06.00 WIB.***