PORTALOKA.ID - Kakak korban pelemparan batu di depan SMSR Yogyakarta buka suara.
Kakak korban, Safa Okta, membeberkan kronologi lengkapnya.
Safa mengatakan adiknya yang Vanno mulanya pulang dari latihan takbiran bersama rekannya sekitar pukul 23.00 WIB.
Kata Safo, Vanno saat itu berboncengan dengan temannya menggunakan motor.
Baca Juga: Detik-detik Duel Maut Celurit yang Menewaskan ABG di Jalan Bawuran Bantul Yogyakarta
Setibanya di TKP, ada segerombolan remaja mengendarai tiga motor matic antara lain honda Vario warna merah, Vario warna Putih dan honda Beat hitam, dan tidak diketahui nopolnya.
Posisinya, orang tak dikenal tersebut datang dari arah berlawanan.
Diperkirakan segerombolan itu berjumlah 8 orang.
"Sampai di sekitar SMSR, ada tiga motor dengan jumlah 7-8 orang yang saat itu papasan dengan adik saya," kata Okta dalam keterangannya dikutip Rabu, 14 Mei 2025.
Baca Juga: Geger Remaja Babak-belur Dilempar Batu Gerombolan Misterius di SMSR Bantul Yogyakarta
Tiba-tiba ke-8 orang tak dikenal itu mengambil batu di dekat salah satu warung bakso.
Lalu melemparkan batu tersebut hingga mengenai kepala Vanno.
Akibatnya, kening korban mengalami kebocoran.
"Tidak lama adik saya lewat dilempar batu, dan adik saya kena bagian depan kepala (kening) bocor," ujarnya.