KUPANG, PORTALOKA.ID - Seorang petani ditemukan meninggal dunia, diduga tenggelam di laut pada Rabu, 30 April 2025.
Korban diketahui bernama Eklemes Kanu (68), warga Dusun l, Desa Pitay, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Eklemes Kanu diduga tenggelam ketika memeriksa perangkap ikan tradisional (sero) miliknya.
Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo melalui Kapolsek Sulamu, Ipda Yorim E Padabain membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Ya benar, kejadiannya kemarin, saat korban hendak mengecek sero miliknya," ujar Ipda Yorim E Padabain.
Kejadian tersebut berawal saat pagi hari sekitar pukul 06.00 WITA, korban berpamitan pada anaknya, Musa Kanu, untuk pergi ke pesisir laut guna mengecek sero.
Sekitar pukul 08.00 WITA, seorang warga bernama Yapen Hendrik Lay melihat sepasang sandal milik korban yang tergeletak di pinggir pantai.
Kemudian Yapen Hendrik Lay menemui Musa Kanu dan memberitahukan hal tersebut.
Musa merasa khawatir lalu meminta Yapen Hendrik Lay untuk segera memberitahu keluarga, karena air laut sudah pasang dan korban belum pulang.
Upaya pencarian telah dilakukan oleh keluarga dan warga menggunakan sampan di sekitar lokasi penemuan sandal.
Namun hingga sore hari, hasil pencarian keluarga dan warga tersebut nihil, dan korban belum ditemukan.
Pada pukul 15.35 WITA, seorang warga yang bernama Frans Lean yang ikut melakukan pencarian menggunakan sampan, melihat sesosok tubuh yang mengapung di sebelah sero milik korban.