Kejadian itu sempat membuat panik keluarga.
Hal itu dikarenakan IN akan menjalani ujian.
"Kemudian saya bawa ke sini, ke Damkar."
"Panik ya, karena besok anaknya ujian dan jari sempat bengkak, nangis juga karena sakit," ujarnya.
Sementara itu, Kabid Pemadaman Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Sumino mengatakan saat datang, jari IN sudah dalam kondisi bengkak.
"Orang tua bergegas mendatangi markas Damkar."
"Awalnya si anak mencoba memakai tapi tidak bisa dilepas karena jari terlalu besar," kata Sumino.
Untuk melakukan evakuasi, tim piket Damkar menggunakan beberapa alat, termasuk gerinda kecil.
Dibutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk proses pelepasan.
"Sekitar 20 menit. Kendalanya cincin cukup tebal sehingga perlu kehati-hatian," tuturnya. ***