"Semula sepeda motor Honda Supra X melaju dari arah barat ke timur, sampai di TKP oleng ke kiri keluar badan jalan dan menabrak pohon sehingga pengendara dan pembonceng terpental ke kanan," ucap Tanto dalam keterangannya dikutip Jumat, 18 April 2025.
Nahas pada waktu bersamaan melaju Bus Efisiensi nomor polisi AA 7511 0D dari arah belakang.
Jarak yang terlalu dekat membuat kecelakaan tak dapat terhindarkan.
"Usai kejadian itu pembonceng sepeda motor Honda Supra tertabrak Bus Efisiensi nomor polisi AA 7511 0D yang melaju dari arah barat ke timur atau searah di belakangnya," ujar Tanto.
3. Kondisi Korban
Akibatnya, pembonceng mengalami patah tangan kanan, pendarahan hidung dan mulut serta sobek pada bagian perut sebelah kanan.
Tanto bilang, akhirnya pembonceng dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Korban dinyatakan meninggal dunia. Yang bersangkutan mengalami patah tangan kanan, pendarahan hidung dan mulut serta sobek pada bagian perut sebelah kanan," ucap Tanto.
Sementara pemotor mengalami patah kaki kiri dan bahu tangan kiri memar.
Korban langsung dilarikan ke RSUD Wates untuk mendapatkan pertolongan.
"Untuk pemotor patah kaki kiri dan bahu tangan kiri memar. Saat ini sudah perawatan di RSUD Wates," terang Tanto.
4. Polisi Lakukan Penyelidikan
Tanto melanjutkan, terkait penyebab kecelakaan, kini masih dalam penyelidikan.