Akibatnya, pembonceng mengalami patah tangan kanan, pendarahan hidung dan mulut serta sobek pada bagian perut sebelah kanan.
Tanto bilang, akhirnya pembonceng dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Korban dinyatakan meninggal dunia. Yang bersangkutan mengalami patah tangan kanan, pendarahan hidung dan mulut serta sobek pada bagian perut sebelah kanan," ucap Tanto.
Sementara pemotor mengalami patah kaki kiri dan bahu tangan kiri memar.
Korban langsung dilarikan ke RSUD Wates untuk mendapatkan pertolongan.
"Untuk pemotor patah kaki kiri dan bahu tangan kiri memar. Saat ini sudah perawatan di RSUD Wates," terang Tanto.
Tanto melanjutkan, terkait penyebab kecelakaan, kini masih dalam penyelidikan.
Terkait penyebab kecelakaan, Tanto menyatakan masih dalam penyelidikan pihaknya. "Untuk penyebab masih proses lidik," tandasnya.***