Pihak sekolah juga telah melakukan pendataan awal terhadap siswa yang memiliki alergi makanan. Sekitar 0,2% siswa dilaporkan mengalami alergi tertentu, dan telah dilaporkan ke Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) untuk penyesuaian menu.
“Jika ada siswa yang alergi ayam, maka akan diganti dengan makanan bernilai gizi setara seperti telur,” jelasnya.
Dengan dimulainya program ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap dapat turut serta dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan peserta didik secara berkelanjutan.***