Tim medis Puskesmas Fatumonas membersihkan luka korban dan memberikan pengobatan serta vaksinasi rabies tahap pertama.
Korban diimbau untuk kembali satu minggu kemudian guna pemeriksaan lanjutan dan vaksinasi tahap dua.
Pihak puskesmas juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Hewan untuk memeriksa anjing yang telah diamankan.
Anjing yang menggigit para korban kini telah diamankan oleh warga. Diduga kuat hewan tersebut berasal dari luar desa karena tidak dikenali oleh penduduk sekitar.
Kapolsek Ipda Cemy P. Toleu menegaskan pentingnya kewaspadaan warga terhadap potensi penyebaran rabies, dan mengajak masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan serta segera melaporkan hewan yang menunjukkan perilaku agresif atau mencurigakan.***