Yakni, truk tangki sudah dilengkapi dengan GPS serta dashcam untuk sistem pengawasan distribusi dari depo hingga SPBU.
"Ketika akan terjadi kejadian sebagaimana yang disampaikan Pak Kapolres, oknum awak mobil tangki ini memutus kabelnya sehingga ini bisa menjadi dugaan awal."
"Setelah ditelusuri rekan-rekan dari Polres ternyata betul dilakukan hal tersebut,” ujar Taufiq Kurniawan, Kamis, 10 April 2025.
“Memang ada unsur illegal loading untuk keuntungan pribadi kemudian diganti dengan air."
"Sehingga ini mengakibatkan kerugian yang terjadi pada konsumen,” paparnya. ***