berita

TRAGIS! Dua Bocah SD di Kupang NTT Tewas Terseret Arus Banjir Kali Bibe saat Hendak ke Kebun, Begini Kronologinya

Selasa, 8 April 2025 | 09:20 WIB
Ilustrasi - Dua anak SD di Kupang tenggelam di sungai (Pixabay/Miller_Eszter)

KUPANG, PORTALOKA.ID - Kejadian tragis menimpa dua bocah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kedua bocah asal Fatupisa, RT 012, RW 006, Kelurahan Lelogama, Kecamatan Amfoang Selatan itu ditemukan tak bernyawa di Kali Bibe usai terseret banjir.

Bocah bernama Thofilus Djumetan (9) dan Desmon Duriansen Djumetan (7) meninggal dunia pada Minggu sore, 6 April 2025.

Jasad keduanya baru ditemukan pada Senin sore, 7 April 2025.

Baca Juga: Wanita 42 Tahun di Bandar Lampung Nekat Jual Sabu di Rumahnya untuk Modal Nikah, Pacarnya Masih Buron

Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo melalui Kapolsek Amfoang Selatan Ipda Cemy P. Toleu membenarkan kejadian tersebut.

"Ya benar, kejadiannya hari Minggu sore dan korban sudah ditemukan hari Senin kemarin, " terangnya, dikutip Portaloka.id Selasa, 8 April 2025.

Kronologi Kejadian

Ipda Cemy P. Toleu mengungkapkan awal peristiwa tragis itu terjadi.

Baca Juga: Guru Silat di Bandar Lampung Tega Cabuli 2 Anak Dibawah Umur, Berakasi di Kandang Kambing, Pelaku Ternyata Residivis

Pada Minggu pagi, 6 April 2025 sekitar pukul 06.00 WITA, Thofilus berangkat ke kebun keluarga di daerah Nefousi untuk menjaga burung pemakan padi.

Kemudian, sekitar pukul 10.00 WITA, Desmon menyusul ke kebun bersama kakak tirinya, Musa Asaria Djumetan (21), sambil membawa makanan.

Dalam perjalanan, Musa menyuruh Desmon berjalan lebih dulu ke kebun karena dirinya harus membersihkan jalan untuk membawa traktor. Sementara itu, saksi lain, Imanuel Djumetan, datang kemudian untuk membantu Musa.

Sekitar pukul 16.30 WITA, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Musa dan Imanuel mencari Thofilus dan Desmon di pondok kebun. Namun, keduanya tidak ditemukan. Mereka mengira kedua anak tersebut sudah pulang ke rumah.

Halaman:

Tags

Terkini