4. Korban Sering Pergi Tanpa Pamit
Sarjoko bilang, anak korban mengaku sang ibu meninggalkan rumah sejak 22 Maret 2025.
Kesehariannya, korban sering pergi tanpa pamit dengan keluarga.
"Yang bersangkutan ini tidak berpamitan, memang kadang pergi tanpa pamit. Untuk perginya sejak 22 Maret," ucap Sarjoko.
Hingga akhirnya ditemukan tewas di Sungai Progo.
Diakui anak korban, ciri-ciri mayat wanita yang mengenakan perhiasan sama seperti milik sang ibunda.
"Untuk anak almarhum meyakini bahwa korban adalah ibunya lewat gelang di tangan kanan dan cincin di jari manis sisi kiri," jelasnya.
Itulah deretan fakta penemuan mayat wanita mengapung di Sungai Progo Yogyakarta.***