PORTALOKA.ID - Hujan deras yang mengguyur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebabkan bencana.
Banjir bandang dan tanah longsor ada dimana-mana, tak terkecuali di daerah Kulon Progo.
Sebanyak 411 warga terdampak akibat bencana tersebut.
Warga Kalurahan Margosari, Kapanewon Pengasih menjadi lokasi terparah yang terdampak akibat bencana ini.
Baca Juga: Resep Ayam Goreng Serai Metode Marinasi, Masaknya Sat-set, Cuma Butuh Waktu 13 Menit
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut.
"Meski demikian kami pastikan tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut," kata Agung dalam keterangannya, dikutip Minggu, 30 Maret 2025.
Hanya saja rumah yang mereka tinggali sempat terendam banjir setinggi 1,5 meter.
Diketahui, banjir terjadi karena jebolnya talut tepi Sungai Serang akibat derasnya arus air saat hujan semalaman.
Baca Juga: Ide Cemilan di Meja saat Lebaran, Kacang Gurih Berbumbu Lezat Renyah, Ini Dia Resep Masaknya
Adapun jarak talut ke permukiman warga hanya sekitar 100 meter.
Agung bilang, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu-Opak (BBWSO) untuk lakukan normalisasi.
Hal ini dilakukan guna mencegah bencana serupa kembali terjadi.