"Karena ditaruh di luar, trashbag itu sempat hilang karena dibawa tukang sampah. Kemudian oleh pelaku trashbag itu dicari dan ketemu masih berada di tempat pengepul tukang sampah itu," ucapnya.
Baca Juga: Pulang dari Sawah, Lansia Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Lendah Kulon Progo Yogyakarta
Setelah trashbag berisi kerangka pacarnya ketemu, Rafy membawanya ke salah satu wisma di Kaliurang.
Di sana, tersangka membasuh kerangka tersebut dengan air yang mengalir.
Selanjutnya, direndam dengan detergen untuk melapaskan daging-dagingnya yang masih melekat pada tulang.
"Pertama kerangka dikeluarkan dari trashbag lalu dibasuh dengan air mengalir, setelah itu dibersihkan dan direndam menggunakan detergen dengan melepas daging-daging yang masih melekat pada tulang," katanya.
Baca Juga: Sambal Goreng Kentang Ati Praktis dan Sat-set untuk Menu Buka Puasa, Ini Dia Resepnya
Kata Iqbal, Rafy lalu memisahkan daging dan kerangka ke dalam trashbag yang berbeda.
Kedua trashbag tersebut lalu dibawa kembali pulang kerumahnya.
"Setelah itu untuk tulangnya dibersihkan. Setelah tidak ada dagingnya, daging-daging itu ditaruh di trashbag lain. Kemudian tulang dan sisa-sisa daging itu dibawa lagi ke rumahnya di Kretek lalu dimusnahkan," ucapnya.
Menurut Iqbal, trashbag yang berisi daging dibakar.
Sedangkan trashbag berisi tulang disimpan dalam kamar Rafy.
"Daging dan lemak itu dibakar dan tulangnya tetap disimpan di dalam kamar tersangka," pungkasnya.***