Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Tanon untuk ditindak lanjuti.
Tak berselang lama, tim SAR gabungan yang terdiri dari Kapolsek Tanon, Kanit Reskrim, tim BPBD, relawan, PMI, tim kesehatan Puskesmas Tanon 2 dan Dambar Sragen mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.
Proses evakuasi berlangsung mulai pukul 16.30 dengan menggunakan peralatan vertikal rescue.
Sejumlah petugas turun ke dalam sumur untuk mengevakuasi korban.
Hingga akhirnya sekitar pukul 17.00 WIB korban berhasil dievakuasi ke atas.
Namun sayangnya nyawa korban tak dapat diselamatkan.
Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka sobek di bagian dahi sepanjang 1 centimeter dan 4 centimeter.
Tim Inafus memperkirakan korban murni meninggal karena terjatuh dan tenggelam ke dalam sumur.
Baca Juga: Mabuk dan Bawa Obat Terlarang, Warga Sragen, Jawa Tengah Diamankan Tim Sparta Polresta Surakarta
"Korban murni meninggal karena terjatuh dan tenggelam ke dalam sumur yang diumungkinkan akibat keracunan gas."
"Korban terjatuh dalam keadaan kepala berada di bawah dan tenggelam di dalam air," ujar Kapolres.
Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan menolak untuk dilakukan autopsi. ***