berita

Bapenda Kabupaten Ciamis Sosialisasi Kebijakan Pajak Daerah 2025

Sabtu, 8 Maret 2025 | 07:24 WIB
Bapenda Kabupaten Ciamis gelar sosialisasi pajak (Portaloka.id/Bang Sufi)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda Kabupaten Ciamis) menggelar "Sosialisasi Kebijakan Pajak Daerah Kabupaten Ciamis 2025", Jumat, 7 Maret 2025 bertempat di Aula Kecamatan Ciamis.

Tampil sebagai narasumber dari Kejaksaan Negeri Ciamis, Samsat Ciamis, Ketua Komisi B H. Awan Setiawan dan Kepala Bapenda Dr Aep Saepulloh.

Sosialisasi ini diikuti oleh para kepala desa dan Camat se-eks Kawedanaan Ciamis meliputi Sadananya, Baregbeg, Cimaragas, Cidolog dan Ciamis.

Dalam sosialisasi tersebut terungkap bahwa potensi pendapatan asli daerah masih banyak yang belum digali. Di antaranya dari sektor pajak kendaraan bermotor dan pajak BBM.

Baca Juga: Bupati Ciamis Kembali Menyapa Masyarakat Rajadesa Melalui Tarawih Keliling

Menurut Ketua Komisi B, H. Awan Setiawan, di tengah tekanan efisiensi, diperlukan terobosan lain untuk menggenjot PAD. Kebijakan ketat anggaran ini menimbulkan kepanikan.

"Postur anggaran APBD Ciamis terbesar dari transfer APBN sebesar 80 persen, sisanya APBD Provinsi dan PAD Ciamis. Besaran PAD sekitar 13 persen, tentu saja tidak bisa membiayai pembangunan," ujar Awan.

Dikatakan Awan, untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak yang perlu dimaksimalkan adalah pajak kendaraan bermotor.

"Jumlah kendaraan di Kabupaten Ciamis yang taat membayar pajak masih mencapai angka ideal. Karena itu, kami mengimbau agar masyarakat pemilik kendaraan segera melunasi pajak kendaraan dan bayar biaya balik nama. Setiap kendaraan yang berada di Ciamis harus berplat nomor Z," ujar Awan.

Baca Juga: Asep Agus Sriyanto alias Asep Guung Cocok Jadi Wakil Bupati Ciamis Dampingi Herdiat Sunarya

Awan mengatakan, bagi masyarakat yang akan bepergian sebaiknya mengisi BBM-nya di SPBU di Kabupaten Ciamis.

"Setiap kita mengisi BBM di Ciamis, maka pajaknya akan masuk ke kas daerah. Ini juga bisa menjadi salah satu opsi peningkatan pendapatan daerah," ujar Awan.

Tags

Terkini