PORTALOKA.ID - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Rini Widyantini mengungkapkan, pemeritnah berkomitmen untuk menuntaskan penataan tenaga non-ASN atau honrer.
Hal itu diungkapkan Rini Widyantini dalam rapat bersama Komisi II DPR RI, Rabu, 5 Maret 2025.
Rini menegaskan, sesuai dengan amanat UU No 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), pemerintah berkomitmen untuk memperkuat penataan ASN secara nasional.
“Tadi sudah disampaikan bahwa Pemerintah dan DPR berkomitmen untuk menyelesaikan penataan pegawai non-ASN ini dengan pendekatan lebih komprehensif," ujar Rini.
"Kami percaya bahwa pengadaan CASN harus disertai dengan penataan yang terstruktur dan menyeluruh untuk memastikan kualitas birokrasi yang lebih baik,” tambahnya.
Dalam rapat tersebut Rini juga menegaskan bahwa CASN, baik Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tetap akan diangkat menjadi ASN.
Hanya saja, menurut MenPAN RB ada penyesuaian jadwal pengangkatan CASN 2024.
Pemerintah dan DPR pun sepakat, pengangkatan CPNS akan dilakukan pada Oktober 2025.
Sementara untuk pengangkatan PPPK dilakukan pada Maret 2026.
"Komisi II DPR RI meminta Kementerian PANRB dan BKN memastikan tidak ada lagi pengangkatan tenaga non-ASN di instansi pusat maupun instansi daerah sebagaimana amanat pasal 66 UU No.20 Tahun 2023 tentang Aparat Sipil Negara," kata Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong saat memimpin raker.
Adanya penyesuaian jadwal ini diharapkan penataan honorer yang sudah berlangsung sejak 2005 akan selesai, sebagaimana diamanatkan dalam UU ASN Nomor 20 Tahun 2023.
Sebagai informasi, pemerintah telah menyelenggarakan seleksi CASN di tahun 2024 dengan formasi 248.970 CPNS, dan 1.017.111 untuk PPPK.