"Tiba-tiba jari anak tersebut masuk ke lubang gembok."
"Merasa sulit dilepaskan, anak teriak manggil kakeknya dan jari sudah tidak bisa dilepas."
"Itu jari telunjuk tangan kanan," kata Sumino kepada Portaloka.id, Selasa, 4 Maret 2025.
Sang kakek juga sudah berusaha melepaskan jari AM dari lubang gembok secara manual menggunakan minyak pelumas.
Namun, usaha itu tak membuahkan hasil hingga keluarga melapor ke Damkar.
Baca Juga: Kakek 80 Tahun di Kradenan Trucuk Klaten Hilang Misterius 3 Hari Ditemukan Tewas di Sawah
Jari AM dievakuasi petugas Damkar Klaten dengan memotong besi lubang gembok.
Tim Damkar menggunakan mini grinder agar sang bocah tidak merasa takut.
Petugas membutkan watu sekitar 50 menit untuk mengevakuasi jari AM.
"Proses evakuasi kami membutuhkan waktu 50 menit dari menerima laporan sampai ke lokasi."
Baca Juga: 2 Mushaf Al Quran di Jendela Ditemukan Utuh Tak Tersentuh Api saat Bank Jateng Klaten Kebakaran
"Kami menggunakan mini grinder supaya anak tidak takut saat proses evakuasi."
“Untuk kendala nihil,” ucap Sumino.
Saat dievakuasi, kondisi AM terlihat tenang sehingga memudahkan petugas selama melakukan penanganan.