Kini sedang dilakukan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam.
"Api utama sudah bisa ditangani, tinggal overhaul bara sisa pembakaran."
"Tadi laporan masuk sekitar jam 10 pagi sampai sekarang pukul 13.30 WIB, jadi ya lebih dari tiga jam," kata Irawan.
Kebakaran ini tidak menelan korban jiwa.
Hanya saja pemilik gudang yang mengalami luka bakar sekitar 2,5 persen.
Baca Juga: Jangan Khawatir! Tenaga Honorer Tetap Dapat NIP Meski Gagal Seleksi PPPK, Begini Penjelasannya
"Ada satu orang luka bakar, untuk luka bakarnya 2,5 persen," ujarnya.
Dari pemeriksaan polisi, penyebab kebakaran karena Asroni membakar stirofoam sisa makanan.
Kemudian material bersama api tertiup angin hingga membakar barang lainnya.
"Pemicunya tadi Pak Asroni membakar bungkus makanan dari stirofoam. Setelah dibakar (stirofoam) tertiup angin dan terbang membakar benda lainnya yang mudah terbakar (di gudang rongsok)," lanjut Suharno.
Baca Juga: BUMN Sucofindo Buka Lowongan Kerja Bagi Lulusan Sarjana, Segera Cek Persyaratannya Sebelum Ditutup!
Adapun kerugian kebakaran ini ditaksir hingga Rp550 juta.
Kerugian karena hangusnya materi rongsok berupa tumpukan kertas, kardus, plastik, besi hingga kayu.