"Kebetulan menyangkut di pintu air sebelah timur,” kata Irwan Santoso.
Tim SAR lalu mendatangi Dam Tukuman untuk proses evakuasi mayat.
Jenazah dievakuasi dengan cara diangkat menggunakan tali.
"Setelah dicek jenazah itu adalah survivor yang dalam proses pencarian,” ucap Irwan Santoso.
Kapolsek Cawas, AKP Umar Mustofa mengatakan Polsek Gantiwarno koordinasi dengan keluarga memastikan bahwa mayat yang ditemukan merupakan korban WS.
Setelah jenazah dievakuasi, keluarga diminta memastikan dengan mengirimkan foto.
"Setelah diangkat dan dipastikan korban dari Gantiwarno, kami telepon lagi ke Polsek Gantiwarno dinyatakan A1."
"Kami fotokan dan kami minta keluarga cek ke sini."
"Menantunya memastikan itu orang tuanya," ucap AKP Umar Mustofa, Selasa petang, 25 Februari 2025.
AKP Umar Mustofa menuturkan berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.
Jenazah korban WS lalu diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Mayat korban WS ditemukan 22 km dari lokasi dugaan awal terjatuh, yakni di Sungai Lusah, Desa Ceporan, Kecamatan Gantiwarno.