Polisi kemudian cek seluruh rekaman CCTV yang ada di lokasi.
Ketiga pelaku yang masih di bawah umur pun kemudian berhasil diamankan oleh polisi Polsek Cilacap Tengah.
Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Soecahyo mengatakan para pelaku berusia 13 hingga 14 tahun.
Mereka masuk ke sekolah dengan cara memanjat pagar.
Baca Juga: Kecelakaan Tunggal Honda Beat Tergelincir di Jalan Trans Maumere-Larantuka Sikka NTT, 1 Orang Luka
Ketiga pelaku mencongkel pintu beberapa ruangan, termasuk ruang kepala sekolah dan ruang guru, menggunakan obeng dan tang.
"Dalam kondisi gelap, salah satu pelaku membakar kertas untuk penerangan."
"Api yang ditinggalkan tanpa pengawasan itulah yang akhirnya memicu kebakaran," kata Ipda Galih Soecahyo, dikutip dari Instagram @humaspolrestacilacap.
Para pelaku mengambil uang tunai, 5 topi, dan 2 bola.
Baca Juga: Gantikan AKBP Warsono, AKBP Nur Cahyo Resmi Dilantik Jadi Kapolres Klaten Jawa Tengah
Ipda Galih Soecahyo menuturkan para pelaku mengaku sudah melakukan pencurian serupa di 7 lokasi lainnya.
"Ketiganya telah mengakui perbuatannya."
"Kami juga mengamankan barang bukti, termasuk obeng, tang, pakaian pelaku, dan rekaman CCTV," tuturnya.
Artikel Terkait
Kecelakaan Tunggal Honda Beat Tergelincir di Jalan Trans Maumere-Larantuka Sikka NTT, 1 Orang Luka
Resep Ice Sticky Milk Taro yang Creamy, Cocok untuk Berbuka Puasa dan Bisa Jadi Ide Jualan Saat Ramadhan
Kronologi Kecelakaan Sepeda Motor Tergelincir di Jalan Trans Maumere - Larantuka Sikka NTT, Begini Kondisi Korban
AKBP Eka Baasith Resmi Jabat Kapolres Kebumen Jawa Tengah Gantikan AKBP Albertus Recky Robertho
Tradisi Pedang Pora Sambut AKBP Eka Baasith sebagai Kapolres Kebumen Gantikan AKBP Albertus Recky Robertho