Sementara SRU 5 menggunakan ATV melaksanakan pencarian dari darat dengan menyisir dari lokasi kejadian ke arah timur sejauh 2 kilometer.
"SRU 6 akan melaksanakan pencarian visual darat dengan penyisiran dari LKP ke arah timur sejauh 1,5 km," kata Seto Satrio.
Seto Satrio menuturkan cuaca pada hari Senin, 6 Januari 2025 cukup cerah.
Selain itu, gelombang laut cukup aman untuk pencarian menggunakan perahu jukung.
"Cuaca pagi ini cukup cerah," tuturnya.
Kronologi Kejadian
Diberitakan Portaloka.id sebelumnya, perahu jukung Gerbang Segoro 01 terbalik saat hendak mendarat di Pantai Congot, Sabtu, 4 Januari 2025.
Gerbang Segoro 01 dinahkodai Mareta Ryan Afandi (27) dengan ABK Aan Anugrah Budi Setya (28).
Mareta Ryan Afandi dan Aan Anugrah Budi Setya merupakan warga Temon, Kabupaten Kulon Progopada, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Mereka hendak menepi setelah sejak pagi melaut mencari ikan.
Namun tiba-tiba perahu dihantam ombak besar dari belakang.
Alhasil, Gerbang Segoro 01 pun langsung terbalik.
Artikel Terkait
Perahu Nelayan Terbalik di Pantai Congot Kulon Progo, 1 Orang Meninggal Dunia, 1 Hilang, Begini Kronologinya
Update Pencarian Korban Perahu Nelayan Terbalik di Pantai Congot Kulon Progo Yogyakarta, 1 Orang Meninggal Dunia
4 Fakta Perahu Nelayan Terbalik di Pantai Congot Kulon Progo Yogyakarta, Terungkap Kondisi Tekong dan ABK