Kamis, 4 Juni 2026

Fortais Buka Program Cari Jodoh Tahun 2025 di KUA Sewon Bantul Yogyakarta, Disediakan Full Fasilitas dan Dicarikan Jodoh

Photo Author
- Minggu, 29 Desember 2024 | 08:05 WIB
ILUSTRASI -Forum Ta’aruf Indonesia (Fortais) menyelenggarakan program cari jodoh mulai Kamis, 2 Januari 2025 hingga Jumat, 10 Januari 2025.  (pixabay/OlcayErtem)
ILUSTRASI -Forum Ta’aruf Indonesia (Fortais) menyelenggarakan program cari jodoh mulai Kamis, 2 Januari 2025 hingga Jumat, 10 Januari 2025. (pixabay/OlcayErtem)

PORTALOKA.ID – Forum Ta’aruf Indonesia (Fortais) menyelenggarakan program cari jodoh mulai Kamis, 2 Januari 2025 hingga Jumat, 10 Januari 2025.

Acara yang diadakan KUA Sewon, Bantul, DIY tersebut, bertema “Sepeken Nikah Bareng”.

Program nikah massal gratis itu digagas dan diketuai oleh Ryan Budi Nuryanto, seorang pria kelahiran Yogyakarta.

Ryan Budi Nuryanto menjelaskan prosesi ijab qobul akan dilaksanakan secara serentak selama tujuh hari penuh.

Baca Juga: Keseruan Al, El dan Dul Menentukan Siapa yang Nikah Duluan, Maia Estianty: Sudah Tahu Ya Siapa yang Akan Menikah Tahun Depan

“Walau diadakan di KUA, tetapi prosesi ijab qobul akan dilaksanakan secara serentak melibatkan banyak penghulu dalam waktu tujuh hari dengan berbagai fasilitas pernikahan gratis,” tuturnya, Rabu, 18 Desember 2024.

Calon pengantin disediakan beberapa fasilitas pernikahan gratis, mulai dari mahar, cincin kawin, busana pengantin, rias, hingga dekorasi.

Lebih lanjut, acara itu terbuka secara umum, yakni bagi seluruh masyarakat Indonesia yang sudah memiliki pasangan.

Kendati demikian, tutur Ryan, pendaftar yang belum memiliki pasangan tetap diperkenankan mengikuti acara dengan syarat mengikuti program “Golek Garwo” atau cari jodoh.

Baca Juga: Terganjal Restu Orangtua Menikah dengan Armor Toreador, Cut Intan Nabila: Waktu Itu Kelas 2 SMA

Program itu akan berlangsung pada Minggu, 5 Januari 2025 di Aula Kapanewon Sewon, Bantul dari jam 09.30-12.00 WIB.

Ryan Budi Nuryanto menuturkan sudah ada puluhan pasangan yang mendaftar, termasuk yang berusia muda hingga 50 tahunan.

“Hingga kini, puluhan pasangan dari DIY, Jawa Tengah, Jabodetabek, hingga Lampung telah mendaftar, termasuk pasangan berusia muda hingga usia 50 tahun,” jelasnya.

Kasubdit Bina Kepenghuluan Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Kemenag, M. Afief Mundzir merespon positif program nikah gratis tersebut.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Sumber: kemenag.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X