PORTALOKA.ID - Insiden penyiraman air keras yang dialami mahasiswi APMD Yogyakarta, NH menemui titik terang.
Dua pelaku berhasil diringkus dalam waktu kurang dari 24 jam pada Rabu, 25 Desember 2024.
Pelaku pertama adalah mantan pacar korban bernama Billy seorang mahasiswa S2 di perguruan tinggi swasta di Jogja.
Sedangkan pelaku kedua adalah eksekutor bayaran bernama Satim.
Baca Juga: Adu Banteng Gran Max Vs 2 Motor di Pengasih Kulon Progo Yogyakarta, Pengendara Aerox Meninggal Dunia
Kasat Reskrim Polresta Jogja, Kompol Probo Satrio mengatakan motif penganiayaan ini dilatar belakangi sakit hati.
Diketahui Billy dan NH pernah menjalin asmara sejak 2021 hingga Agustus 2024.
Probo bilang, Billy merasa tidak terima diputuskan dan meminta untuk balikan.
"Pelaku merasa tidak terima pacarnya memutuskan hubungan, kemudian singkat cerita, pelaku berusaha sejak Agustus 2024 dia berusaha datang ke kosnya korban supaya balikan lagi," jelas Probo.
Baca Juga: Pria 26 Tahun Asal Karanganyar Tewas Usai Kecelakaan Tunggal di Senturan Sleman Yogyakarta
Namun NH selalu menolaknya.
Kata Probo, Billy kemudian menyewa eksekutor bayaran bernama Satim.
Satim pun meminta imbalan sejumlah Rp7 juta dan telah disepakati dengan Billy.
"Eksekutor ini si S meminta uang Rp 7 juta dan disanggupi oleh B. Namun, uang Rp 7 juta tersebut akan digenapi (dibayarkan full) setelah eksekusi," ungkap Probo.
Artikel Terkait
Sedan Tak Bertuan Terbakar di Sidomulyo Bantul Yogyakarta, Diduga Korsleting Listrik
Mahasiswa di Yogyakarta Disiram Air Keras Saat Malam Natal, Wajah Terluka Parah
LAGI! 3 Orang Klaten Terseret Ombak di Pantai Parangtritis Bantul Yogyakarta, Begini Kondisinya
3 Fakta Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis Bantul Yogyakarta, Berniat Menolong Bikin Korban Bertambah
Gegara Masak Air, Rumah di Kasihan Bantul Yogyakarta Alami Kebakaran, 1 Orang Meninggal Dunia
Mahasiswa S2 Hukum, Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Gadis di Yogyakarta saat Malam Natal
Pria 26 Tahun Asal Karanganyar Tewas Usai Kecelakaan Tunggal di Senturan Sleman Yogyakarta
Adu Banteng Gran Max Vs 2 Motor di Pengasih Kulon Progo Yogyakarta, Pengendara Aerox Meninggal Dunia