SURAKARTA, PORTALOKA.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta akan melaksanakan perhitungan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 pada Rabu, 4 November 2024.
Proses perhitungan suara Pilkada 2024 Kota Solo akan berlangsung di Hotel Solia Zigna Laweyan Kota Surakarta.
Polresta Surakarta menerjunkan ratusan personel gabungan dari TNI dan Polri untuk mengamankan proses perhitungan suara Pilkada 2024.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi mengatakan, personel tersebut akan diterjunkan untuk melakukan pengamanan secara terbuka dan tertutup.
Baca Juga: Ketua KPU RI: Pilkada Serentak 2024 Berjalan Lancar dan Sukses
Tujuannya, kata Kombes Pol Iwan, untuk menjaga keamanan serta kelancaran seluruh rangkaian acara.
"Kami memastikan bahwa pada saat acara berlangsung, ratusan personel gabungan akan kami libatkan untuk mengamankan jalannya proses rekapitulasi," ujar Kapolresta Surakarta.
Sebelum pelaksanaan rekapitulasi, Polresta Surakarta telah menggelar pertemuan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait, antara lain KPU, Bawaslu, serta penghubung pasangan calon, guna memastikan kelancaran dan keamanan prosesi tersebut.
Proses rekapitulasi suara sendiri akan dilaksanakan di Hotel Solia Zigna yang dijadikan sebagai lokasi sentral untuk kegiatan tersebut.
Polresta Surakarta bersama Kodim 0735/Surakarta dan pihak terkait lainnya berkomitmen untuk menjaga situasi tetap kondusif dan memastikan proses demokrasi di kota Surakarta berjalan dengan aman.
Polresta Surakarta berharap rekapitulasi suara Pilkada Serentak dapat berlangsung lancar, tanpa adanya gangguan yang dapat merusak ketertiban umum. ***
Artikel Terkait
4 Fakta Pemancing Tewas di Dam Lengkong Sleman Yogyakarta, Murni Tenggelam dan Ditemukan Bekas Jejak Terpeleset
5 Fakta Kecelakaan Adu Banteng Motor Honda CBR vs Yamaha NMax di Wonogiri, Kronologi hingga Kondisi Korban
Bertemu Para Pimpinan Perusahaan AS, Prabowo Pamer Hasil Kerja Kabinetnya
4 Fakta Kecelakan Truk Isuzu Elf Tabrak Fuso di Ring Road Utara Sleman Yogyakarta, Bermula Pecah Ban dan Kernet Cedera Kepala Berat
Intip Strategi BRI Hadapi Tantangan Perubahan Pasar, Salah Satunya Melalui BRIGuna Digital
Gus Miftah Dikecam Dianggap Olok-Olok Penjual Es, Ustadz Hilmi Firdausi Janji Borong Dagangannya