"Kalau dokter menyataan harus opnam biar opnam dulu, jangan pulang," kata Indiarto.
Tim BPBD dan Damkar Klaten belum melakukan pemusnahan sarang karena koloni tawon karena masih berkeliaran di lokasi.
"Jumlahnya ratusan mungkin ribuan."
"Saat kami evakuasi motor para korban di lokasi kejadian, lebah masih menyerang radius 150 meter," ucapnya.
"Mungkin merasa terganggu sehingga menyerang."
"Kami menduga beberapa saat sebelumnya ada yang mengambil madu sehingga sarangnya rusak, jadinya sensitif saat ada orang mendekat," imbuhnya.
Artikel Terkait
5 Fakta Adu Banteng Truk Merah vs Truk Kuning di Balak Cawas Klaten, Ada Kepulan Asap, Muatan Batu Koral Berserakan hingga Sopir Tergencet Kabin
Dump Truk Pasir Hantam Truk Tronton di Jalan Jogja-Solo Ceper Klaten, Sopir Sempat Terjepit 1 Jam
5 Fakta Dump Truk Pasir Seruduk Truk Tronton di Jalan Jogja-Solo Ceper Klaten, Ditabrak dari Belakang hingga Sopir Terjepit 1 Jam
Cari Rumput di Ladang, 7 Warga Gemampir Karangnongko Klaten Diserang Lebah Hutan
Link Real Count Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Klaten 2024, Yoga Hardaya, Herry Wibowo atau Hamenang yang Lebih Unggul?
Pilkada Klaten 2024, KPU Catat 1 Anggota PPS Meninggal Dunia karena Kecelakaan, 2 Orang Lainnya Sakit
Anggota PPS Sawit Klaten Meninggal Dunia setelah Kecelakaan saat Antar Kotak Suara Pilkada 2024
Anggota PPS Sawit Klaten Dimakamkan, Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan saat Antar Kotak Suara
Kronologi Kecelakaan Anggota PPS Sawit Klaten saat Antar Kotak Suara Pilkada 2024, Korban Tabrak Tiang Telepon hingga Tewas
6 Fakta Kecelakaan Anggota PPS Sawit Klaten saat Antar Kotak Suara Pilkada 2024, Korban Tewas Tabrak Tiang Telepon hingga Kendaraan Ringsek